Rabu, 20 Oktober 2010 1 komentar

Binis Sampah Plastik

Populasi manusia adalah ancaman terbesar dari masalah lingkungan hidup di Indonesia dan bahkan dunia. Setiap orang memerlukan energi, lahan dan sumber daya yang besar untuk bertahan hidup. Kalau populasi bisa bertahan pada taraf yang ideal, maka keseimbangan antara lingkungan dan regenerasi populasi dapat tercapai. Tetapi yang sedang menjadi persoalan saat ini adalah populasi manusia tidak bertahan pada taraf yang ideal. Karena populasi yang tidak terkendali itu maka terciptalah banyak pengangguran dan lingkungan pun menjadi “sumpek”, terutama di kota-kota besar. Sampah dan pengangguran menjadi kendala utama yang mengancam masalah lingkungan di negara Indonesia yang sangat dicintai ini. Sampah yang paling sulit diatasi adalah sampah plastik. Sampah plastik di sektor pertanian saja mencapai 100 ton, belum dari sector lainnya.

Selama ini sampah plastik hanya dilihat sebagai sampah semata. Hampir dari semua manusia yang melihat sampah plastik tidak pernah terpikir bahwa dari sampah tersebut dapat diciptakan suatu lapangan kerja baru yang dapat mengatasi masalah pengangguran saat ini dan tentunya juga dapat menghasilkan uang sebagai sumber matapencaharian. Selain itu, sampah plastik juga bisa dijadikan bisnis yang menarik untuk diterjuni.
Jenis usaha daur sampah plastik terbilang handal dan fleksibel karena permintaan pasarmya terus meningkat.

Beberapa tahun kebelakang ini daur ulang sampah plastik memang sudah tidak asing lagi di telinga kita. Mulai banyak orang yang menjalankannya semenjak pemerintah menggalakan penghijauan karena munculnya global warming. Tetapi banyak juga dari masyarakat yang menganggapnya sebagai angin lalu.

Sebenarnya bisnis ini lebih mengutamakan kreativitas daripada modal. Dari plastik ini bisa diolah menjadi tas dan pernak-pernik yang unik. Semakin kreatif anda mengubah plastik menjadi barang yang lebih baik semakin mahal pula harganya.

Dari sampah bisa disulap menjadi rupiah. Sebenarnya banyak pilihan di bisnis sampah plastik ini. Bisa mendaurnya untuk kalung, gelang, gantungan HP, tas, payung, dan lain-lain.

Untuk memulai mendaur plastik menjadi suatu benda yang berguna dan memiliki nilai ekonomi harus dilakukan beberapa langkah berikut,
1. Pisahkan antara sampah kering dengan sampah basah
2. Bersihkan sampah kering seperti bungkus makanan ringan, mi instant, kopi, susu, dan deterjen.
3. Plastik yang sudah dibersihkan dipotong sesuai dengan pola barang yang akan dibuat.
4. Selanjutnya gunakan kreativitas anda untuk membuat barang yang unik dan menarik.
Kerajinan dari sampah plastik sudah menjadi produk fashion tersendiri. Jadi apa yang perlu ditakutkan untuk memulai bisnis ini?
Toh pasarnya pun menjanjikan.!!

Buat jadi seberkualitas mungkin. Puaskan para pelanggan dengan kreativitas dan ide dari dalam pikiran kita.
Minggu, 17 Oktober 2010 0 komentar

Bisnis Pulsa Elektrik

Bisnis Pulsa


Bisnis pulsa elektronik terbilang cukup mudah dan tidak ribet seperti bisnis lain pada umumnya. Alat yang digunakan hanya sebuah handphone, cukup satu buah chip berupa GSM atau CDMA card dari operator mana saja, dan tidak perlu tempat untuk berjualan. Bisnis ini bisa dijalankan oleh semua lapisan masyarakat. Dengan bermodalkan 100.000-200.000 saja kita sudah bisa menjalankan bisnis ini. Mungkin yang menjadi pertanyaan mendasar bagi para pebisnis pulsa adalah apakah bisnis ini menghasilkan untung yang banyak? sementara saat ini agen dan kios pulsa sudah ada dimana-mana. Itulah yang menyebabkan kebanyakan orang takut bisnis pulsanya tidak berjalan denga baik. Bisnis pulsa bila dilihat sepintas memang merupakan bisnis yang sangat mudah, tidak perlu punya banyak modal, dan tidak banyak kendala seperti bisnis lainnya. Tapi kenyataannya tidak seperti itu. Pada umumnya berhasil atau tidaknya suatu bisnis tergantung kepada yang menjalankannya. Hukum itu berlaku pada semua bisnis termasuk bisnis pulsa. Kita dituntut untuk aktif. Maksud dari aktif disini adalah harus mudah bergaul dengan orang lain sehingga kita mempunyai banyak kenalan dan mendapatkan banyak informasi. Dengan demikian proses pemasaran dari bisnis ini mudah dilakukan. Jadi, bila ingin bisnis pulsa ini benar-benar berkembang dengan baik, maka bekerjalah layakmya pebisnis sungguhan (bukan hanya sekedar sampingan)



Memulai Bisnis

Untuk memulai bisnis ini yang harus kita lakukan adalah memilih apakah ingin menjadi agen atau reseller. Yang mencakup semua lapisan masyarakat dan tidak perlu memerlukan modal besar adalah reseller. Ini sangat cocok bagi mahasiswa yang ingin mendapat uang saku lebih dengan cara yang halal. Hehehehe... dengan kata lain jualan pulsa adalah sampingan yang cocok untuk mahasiswa.
Transaksi bisnis pulsa sangat mudah sekali. Karena semua transaksi dilakukan melalui handphone kita sendiri (SMS). Dengan kata lain dimana pun kita bisa melakukan SMS, dimana pun juga kita bisa menghasilkan uang. Untuk memulainya kita hanya mendatangi counter tempat menjual pulsa. Selengkapnya kita bisa tanya-tanya kepada sang pemilik counter, lebih bagus bisa partneran.



Bisnis Kecil Tapi Lumayan

Bila dihitung-hitung, untung yang diperoleh lumayan besar. Misalnya pulsa 5.000 dijual 6.000/6.500/7.000 tergantung dari berapa untung yang ingin diperoleh dari setiap transaksinya. Bila pulsa dijual 6.000 untung yang diperoleh kurang lebih 500. Berarti jika pada hari itu melakukan sebanyak 20 transaksi, untung yang diperoleh pada hari itu juga sebesar kurang lebih 10.000an. Kalikan dengan 30 hari (1 bulan). Maka dalam sebulan untung dari hasil transaksi yang bisa dinikmati sebesar 300.000. lumayan bukan??sama dengan gajih assisten lab. :)
Cara agar transakasi pulsa meningkat adalah dengan mengajak teman atau sudara ikut berjualan. Saya beri ilustrasi sebagai berikut.

Yang terpenting pilih teman yang dipercaya untuk mengembangkan bisnis ini. Ajak tanpa harus mengeluarkan modal sedikitpun. Sebut saja teman yang kita ajak bernama A. Tugas si A hanya menghubungi kita dengan SMS. Buat dulu perjanjian, pulsa 5.000 kita patok dengan harga 6.000. Berarti si A harus menjual diatas harga tersebut (misal 6.500 atau bisa lebih). Si A bisa memberi alternatif kepada pembeli yang belum mempunyai uang untuk membayar. Dikalangan pelajar atau mahasiswa dikenal dengan istilah “ngutang dulu”, dengan ketentuan harga kas (langsung bayar) dengan ngutang berbeda. Untuk ngutang si A mematok harga lebih dari 6.500 (misal 7.500). Dengan demikian si A mendapat keuntungan 5.00 dari setiap transaksinya secara kas dan mendapat 1.000 bila ada yang menghutang.
Dengan sistem seperti itu keduanya sama-sama di untungkan. Penjualan kita bisa naik dan tentunya untung yang diperoleh pun lebih banyak. Bila merasa kurang, bisa ajak teman yang lain untuk bergabung.
Sabtu, 16 Oktober 2010 0 komentar

Bisnis Warnet

Perkembangan tekhnologi saat ini sudah semakin maju dan berkembang, masyarakat sudah menganggap internet sebagai kebutuhan dalam kehidupannya. Mulai dari anak-anak SD hingga usia tua banyak yang mengakses internet untuk tujuan-tujuan tertentu. Dari mulai untuk memasang iklan, mengerjakan tugas, chatting, main game, dan lain-lain. Meninjau dari umur kedepan sebuah bisnis warnet tampaknya masih akan terus hidup karena diperhitungkan dari pengguna internet yang semakin banyak dan semua orang belum memiliki sebuah laptop dan bahkan yang memiliki laptop tidak semuanya yang bisa mengakses internet. Selain itu, harga PC, laptop, dan alat akses utama (modem) masih terbilang mahal dikalangan masyarakat kita. Walaupun sekarang ini sudah banyak handphone yang sudah dilengkapi dengan layanan internet, itu tidak menjamin kepuasan bagi penggunanya.

Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam membangun sebuah bisnis warnet antara lain:

1. Modal

Langkah pertama yang harus kita lakukan tentunya adalah mencari dana (modal) untuk membangun bisnis kita. Modal merupakan faktor yang sangat menentukan dalam bisnis ini. Semakin besar modal yang kita miliki, maka pelayanan kepada para pengunjung akan lebih baik. Kalau sudah punya itu lebih baik, karena kita tidak perlu mencari modal sana-sini.


2. Lokasi

Agar para pelanggan mudah untuk mendatangi tempat kita maka kita harus memilih tempat yang strategis. Usahakan tempat untuk menjalani bisnis warnet ini di tempat-tempat yang ramai seperti didekat perumahan, sekolahan, kampus, kos-kosan mahasiswa, dan tempat anak-anak nongkrong. Tidak mesti dipinggir jalan, karena harga sewanya mungkin cukup tinggi. Perhatikan wilayah sekitar, apabila sudah ada bisnis yang sejenis maka lebih baik mencari tempat lain, karena dikhawatirkan bisnis ini tidak bertahan lama. Selain itu harus ada lahan parkir. Minimal parkir motor, karena kebanyakan orang yang datang ke warnet menggunakan motor.


3. Koneksi Internet

Berhati-hatilah bila ada Bandwith yang menawarkan harga dibawah pasaran. Biasanya harga sesuai dengan kualitasnya. Jadi bila bisnis warnet ini ingin mendapatkan kepercayaan penuh dari pelanggan, usahakan memilih yang koneksinya cepat. Untuk tambahan, sediakan antivirus yang online agar komupter tidak mudah terkena virus yang membuat kerja komputer menjadi tidak optimal dan akan mengganggu kenyamanan para pengunjung.


4. Jumlah komputer

Tidak perlu terlalu banyak dalam menentukan jumlah unit. Lihat kondisi di lapangan terlebih dahulu. Bila pengguna (pelanggan) makin hari makin banyak, baru kita bisa menambah beberapa unit lagi. Komputer yang digunakan harus disesuaikan dengan tujuan warnet kita, apakah untuk browsing saja atau dengan game online.


5. Ruangan

Demi kenyamanan para pemakai internet, usahakan tempatnya selalu bersih, pasang AC yang hemat energy, kursi memakai dudukan untuk tangan, beri pemisah antara ruangan. Jadikan ruangan senyaman mungkin dengan tidak membuat gerak dari si pengguna terganggu (ruangan jangan terlalu sempit dan terlalu luas). Pakai monitor LCD. Karena monitor CRT menimbulkan radiasi yang besar dibandingkan dengan LCD, selain itu LCD tidak membuat ruangan menjadi sempit.


Selain beberapa poin diatas, agar bisnis warnet tidak cepat padam kita harus melakukan manajemen yang baik. Setiap pebisnis pasti ingin bisnisnya cepat berkembang dan cepat balik modal. Maka bagaimanapun kita harus membuat pengunjung menjadi pengunjung yang setia. Jangan mematok tarif yang terlalu mahal, sediakan paket untuk para pengunjung, softdrink, dan snack.
Pilih operator. Biasanya yang dijadikan operator adalah anak sma atau lulusan sma dan teman dekat yang mengerti tentang komputer. Buat shift agar operator tidak terlalu lelah seharian didepan monitor. Berikan pelayanan yang sebaik-baiknya kepada pengunjung. Untuk itu bisa ditambahkan fasilitas untuk printing dan burning. Selain dari warnet keuntungan bisa didapat dari printing dan burning. Bila perlu kita bisa menjual USB, software, dan peralatan yang berbau internet lainnya. Ini akan menambah citra baik warnet kita di mata para pelanggan.
 
;