Jumat, 29 April 2011

Menentukan tingkat kemakmuran suatu negara


PDB yaitu menghitung hasil produksi suatu perekonomian tanpa memperhatikan siapa pemilik faktor produksi tersebut. PDB dapat digunakan untuk memberikan gambaran ringkas tentang tingkat kemakmuran suatu negara dengan cara membaginya dengan jumlah penduduk sehingga menghasilkan PDB per kapita. Semakin tinggi angka PDB per kapita suatu negara maka dapat diartikan bahwa tingkat kemakmuran negara tersebut baik. Tetapi seperti yang sudah saya singgung tadi bahwa PDB ini hanya memberikan gambaran ringkas kemakmuran suatu negara bukan memberikan gambaran yang rinci. Lagi pula penghitungan PDB tidak memperdulikan aspek distribusi pendapatan. Jadi kesimpulannya "saya kurang setuju apabila tingkat kemakmuran suatu negara di ukur dengan PDB".
Menurut saya lebih baik menggunakan Pendapatan Personal Disposabel. Mengapa demikian? Karena pendapatan personal disposable adalah pendapatan personal yang dapat dipakai oleh individu, baik untuk membiayai konsumsinya maupun untuk ditabung. Dengan demikian kemakmuran suatu negara dapat dillihat dengan jelas karena penghitungan pendapatan personal disposable mengambarkan tentang kegiatan masyarakat dalam memanfaatkan pendapatannya untuk mencapai kepuasan maksimal. Selain itu karena pendapatan personal disposable merupakan pendapatan personal dikurangi dengan pajak pendapatan personal. Ini berarti pendapatan personal disposable merupakan pendapatan bersih karena telah dikurangi pajak pendapatan personal. Sehingga pendapatan personal disposable bisa dibilang pendapatan yang telah siap untuk dibelanjakan oleh pemiliknya.

1 komentar:

yudhaardiansyah mengatakan...

maaf ya teman, mau kasih masukan nih sekarang kita udah masuk ke pembelajaran mata kuliah softskill sebaiknya blog anda disisipkan link Universitas Gunadrma yaitu gunadarma.ac.id guna sebagai identitas kita sebagai mahasiswa gunadarma dan juga salah satu kriteria penilaian mata kuliah softskill..terima kasih

Posting Komentar

 
;